Mengenai Saya

Foto saya
simple girl, I nag, can not be silent. welcome to my world! where everything is posted, tracked and blogged. haters are not allowed. screw that, you're still welcome. i'm not a good blogger who always post in routine time.but i'm just a simple blogger who try to pour everything from my mind into the text,even sometimes it doesn't really important.

Senin, 14 Maret 2011

KETIKA SEBUAH PERMINTAAN MENJADI SEBUAH SEMANGAT YANG MENYAKITKAN

nama saya Amir Dzaki saya di lahirkan dari rahim ibu saya dengan selamat dengan panjang 49 cm, dan dengan berat 3kg di rumah sakit bersalin Bunda, Jakarta.
sejak kecil saya jarang bersama Ayah dan Ibu saya, ayah dan ibu jarang mempunyai waktu untuk saya, seorang bibi dirumah dipercayai ayah untuk merawatku, sampai pada saat ini saya sudah duduk di kelas 2 SMA, ayah dan ibu tetap tidak berubah, selalu sibuk dengan pekerjaannya, tidak pernah ada disaat aku ingin bercerita tentang perubahan ku sekarang, hingga akhirnya dulu saya adalah pengguna obat terlarang karna saya tidak kuat untuk mempendam nya sendiri, hingga akhirnya saya sempat di penjara anak-anak hanya 2 bulan, semua itu karna khilaf. sesampainya keluar dari penjara, saya sudah merasakan jatuh cinta kepada seorang gadis di sekolah saya. saya merasakan nyaman di dekat dia, sebut saja namanya Zahra. dia memberi perhatian yang lebih kepada saya, tidak seperti Ayah dan Ibu, yang jarang memberikan perhatian kepadaku, bahkan bisa saya hitung perhatian itu.

*suara mobil terdengar*

"Dzakii ayah dan ibu datang" suara ayah memanggilku
"iyaaa" lalu aku sempatkan keluar dari kamarku, memaksakan walau mata saya sudah tidak kuat untuk bangun.
ayah dan ibu selalu pulang malam disaat saya sudah terlelap daj letih. karna hari-hari saya suka menyibukkan diri dengan kegiatan yang saya sukai, saya sering bermain basket. saya sering melampiaskannya dengan bola.
"Ayah membawakan ini untukmu" ayah mengasih sebuah donat yang sangat saya sukai
"Terima Kasih Ayah..."
"ya anakku" lalu ayah pergi untuk mandi
"Ibuu... aku...."
"lanjutkan besok anakku, ibu capek" lalu ibu meninggalkanku sendiri di ruang tamu
aku menikmati donat itu sendiri, aku fikir akan terasa nikmat jika aku menikmatinya bersama ayah dan ibuku

aku langsung menuju kamarku dan mulai browsing. disaat aku bosan aku selalu memainkan benda matiku, dan aku membuat sebuah status di acc pribadiku, “Children will not remember you for the material things you provided but for the feeling that you cherished them.”





aku sempat memikir benar juga kata Zahra, setidaknya ayah dan ibuku ingat kepadaku, namun itu hanya kebahagiaan kecil, aku ingin bahagia. aku ingin orang tuaku selalu mempunyai waktu untukku..

"kriiiiiiiiiiing" suara alarm beker ku menyala, saatnya pergi ke sekolah,
"Dzaki sarapanmu sudah mama siapkan dimeja makan, mama dan papa berangkat" itulah suara ibuku yang terdengar sehabis aku selesai mandi.
sarapan ku hanya ditemani bibi dan bola basketku, aku pergi sekolah dengan mobil, ayah mengasih aku mobil untuk memperlancar perjalananku ke sekolah.

seperti biasa saya pulang sekolah jam 3. Ya, mungkin agak terdengar kurang biasa bagi teman-teman dekat saya karena setiap hari saya menyibukkan diri dengan kegiatan saya di sekolah (basket) . Saya langsung pergi ke tempat ibu saya bekerja, dan saya melihat beliau sangat sibuk sekali mengurusi pekerjaannya dibantu oleh ayah saya. Saya memutuskan untuk pulang ke rumah karena saya juga sudah sangat capek sepulang sekolah tadi.


Saya melewati jalan yang sama seperti jalan yang biasa saya lewati setiap hari. saat saya memasuki gang rumah saya, saya melihat seorang bapak dan anaknya yang notabene adalah tetangga saya dan tepat rumahnya disamping rumah saya sedang asyik bermain badminton berdua. saya sempat memandanginya dengan penuh keirian, saya sempat berfikir kenapa ayah saya tidak bisa seperti itu? mengapa ayah tidak punya waktu untukku? bagaimana mendapatkan perhatian dari ayah? bagaimana mendekatkan diri dengan ibu?

lagi-lagi aku memainkan alat elektronikku, aku lebih memilih bercerita dengan zahra karna dia yang aku percayai untuk tau cerita hidupku
aku mulai aktifkan YM ku dan menyapa Zahra


saya ga bisa membalas YM nya, Zahra benar, saya salah, saya tidak terlalu memikirkan ayah, saya yang terlalu mengecap ayah tidak mempunyai waktu untuk saya, padahal ayah selalu merasa ingin tau keadaan saya sekarang walaupun hanya komunikasi melalui handphone .
sempat aku berfikir bahwa zahra pernah berkata:
Anak-anak yang memiliki waktu tetap untuk berkomunikasi dengan ayahnya memiliki rating nilai 87 dari 100 untuk skala kebahagiaan. Sementara itu, anak-anak yang jarang berbicara dengan ayahnya menyatakan bahwa skala kebahagiaannya berada di level 79 secara rata-rata.

dan aku rasa omongannya benar karna sekarang aku merasakannya.

esok harinya aku pulang dari sekolah tidak seperti biasa aku pulang pada pukul 12.00am karna aku merasa lelah, dan disaat aku ingin memasuki gang rumahku, aku melihat banyak bendera kuning yang mengiasi sekitar rumah ku, aku menancap gas mobil secara perlahan, lalu mobilku tidak bisa melaju, karna banyak kursi yang berada didepan rumahku, sehingga aku memutuskan untuk parkir di 6rumah sebelum rumahku, aku mendekat, berjalan dengan cepat, sesampai di 2 sebelum rumah ku, aku menemukan sesosok jenazah pria sedang dimandikan, pikiran aku kacau, aku berfikir itu ayahku, aku berlari dan sambil berkata "Ayaaaaaaaaaaaaah"


semua orang melihatku, memperhatikan aku dan ketika aku melihat wajahnya




ternyata bukan ayahku,
"ayah disini nak" ternyata ayah ada disamping ku... aku memeluknya merasa sangat takut untuk kehilangannya..

Saya kaget ketika mengetahui bahwa yang meninggal adalah tetangga saya, tetangga yang kemarin baru saja terlihat bahagia bersama anaknya. Sebuah keluarga yang memiliki anggota keluarga yang sangat bahagia dan sangat harmonis. Mungkin bukan canda tawa lagi yang dirasakan oleh tetangga saya seperti yang saya saksikan dari dia sebelumnya.

dan satu hal yang bisa saya petik adalah, Habiskan hari ini dengan melakukan kebaikan sebanyak mungkin kepada orang lain, karena kamu tak akan pernah tahu apa yang akan mendatangimu di keesokan hari.

esok harinya disekolah aku menceritakan apa yang terjadi kepada Zahra.

"Raaa"

"kenapa muka lo gelisah gitu"

"masih inget ga tetangga gua yang gua ceritain ke lo waktu itu?"

"yang buat lo iri itu?"

"iya begitulah.."

"kenapa memang??"

"dia meninggal kemarin siang"

"terus???"

"sayang aja karna keluarga mereka sangat harmonis, apa yang ada pada keluarga gua ? Ayah dan ibu gua sangat sibuk dengan pekerjaan mereka. Mereka berangkat jam 6 pagi dan pulang jam 10 malam. Sangat sedikit sekali waktu yang bisa kami habiskan sekeluarga bersama seperti tetangga gua itu bahakan tidak ada sama sekali"

"apa dia dari keluarga yang berkecukupan??"

"tidak Almarhum itu bekerja sebagai kuli bangunan"

"gua fikir lo harus berusaha menghilangkan pikiran lo tentang orangtua lo yang gak pernah memperhatikan keluarganya. gua pikir bahwa orangtua lo selalu bekerja untuk siapa kalau bukan untuk anaknya. Biarlah Almarhum menjadi ayah yang perhatian bagi anaknya, biarlah Almarhum memiliki banyak waktu dengan anaknya, karena mungkin hal itulah yang menurut Almarhum tersebut dapat membahagiakan anak beliau. Tapi lo ? lo harus bahagia dengan keadaan ini. lo harus bahagia dengan realita bahwa ayah dan ibu lo harus berangkat pagi dan pulang malam. lo harus bahagia dengan kenyataan bahwa orangtua lo jarang memiliki waktu dengan keluarga. lo harus bahagia dengan keluarga yang lo punya"

aku tersentuh ketika aku mendengarkan perkataan Zahra barusan,

aku berfikir aku tidak selalu bersyukur terhadap keadaan pada dalam diriku.

mungkin Zahra benar, ayah dan ibu selalu ingin membahagiakan diriku, mungkin dengan begitu caranya untuk memenuhi kebutuhan ku dan semua itu ayah dan ibu lakukan untukku.

"Raa lalu apa yang harus gua lakukan??''

"lo harus berubah, berpikirlah bahwa Kebahagiaan seseorang itu dapat diperoleh dengan cara dan jalan dari orang itu sendiri. Selama kita menikmati segala hal yang kita lakukan, kita pasti akan menemukan kebahagiaan didalamnya"

"tetapi bukan harta yang gua inginkan, gua hanya ingin pengertian"

"cobalah untuk bilang kepada ayah dan ibumu apa yang lo rasakan selama ini"

"gua malu"

"jika lo malu masih ada banyak cara ko untuk bilang"

"gimana??"

"lo bisa membuat surat untuk ayah dan ibu lo dan bilang apa yang lo rasakan saat ini"

"lo benar, lo memang teman yang baik"

lalu aku pulang, tak seperti biasanya, aku pulang cepat karna hanya untuk memulai menulis surat untuk ayah dan Ibu,


untuk orang tuaku tercinta...
mungkin ketika kau membaca surat ini, kalian akan menyadari semuanya..
dan aku sangat berharap seperti itu..

Ayah,
terima kasih telah mengakat aku dari kubangan lumpur, ke istana dongeng yang aku harapkan di masa kecil.
Hasil jerih payahmu telah mengubah motor butut ku menjadi sebuah mobil.
hasil jerih payahmu mengubah hape ku menjadi canggih sehingga aku bisa mengenal dunia maya, tak pernah terbayangkan oleh kebanyakan orang..
Tetapi bukan itu yang aku minta, dosakah aku jika meminta satu menit saja untuk mendengarkan aku dari sukarnya semua ini. Satu menit bukan waktu yang lama, kau masih mempunyai waktu 59 menit dari 1 menit yang aku minta.

Ayah tamparanmu ketika aku memakai benda haram itu, terasa sejuk dihatiku, berarti kau masih menayangiku, aku berubah hanya untuk dirimu ayah, aku tak menyentuh benda haram itu, tetapi.. kebanggaanku kembali sirna manakala kau kembali menyibukkan diri dengan bisnismu dan membuat ku terpuruk oleh benda haram ini..

Tahukah kau ketika ketidaksadaran ku memakai benda haram itu, aku menemukan masa indah ketika aku bersamamu dulu, Ingatkah kau ketika siang itu kau membawa ku ke toko mainan??
ayah aku merasa kehilangan perhatian darimu, sangaaaaaat..

Ibu....
betapa cantiknya engkau,
sehingga debu pun enggah berhinggap disana.
aku ingin kau tau jika aku memulai tumbuh perubahan, aku mulai jatuh cinta.
Ibu.. butuh bermenit-menit untuk aku mengetahui bagaimana caranya menghitung, berbisnis, belajar ekonomi seperti pembisnis seperti dirimu, aku ingin berbisnis seperti dirimu.
kenapa kau tak ada disaat aku butuh itu???
ibu jiwa lembutmu membuat orang nyaman berbisnis denganmu,
tapi kau lupa ibu, aku ada disini,
yang seharusnya lebih engkau perhatikan lebih dari mereka,
aku juga manusia bu, yang sama seperti orang-orang disana,
engkau begitu risaunya ketika tanaman mu lupa disiram oleh Bi Ijah. adakah kau risau ketika satu minggu aku tak disisimu??
Ibu aku juga manusia, aku anakmu, apakah tanaman dan bisnis mu lebih berharga ketimbang satu menit saja denganku??

dalam kumpulan benda laknat asap disini aku menemukan kedamaian, dalam suntikan terkutuk ini aku menemukan diri kalian dalam bentuk yang lain.. bentuk yang telah lama hilang, yang sangat aku dambakan..
Ayah, Ibu aku merindukan kalian,
apakah dosa jika aku hanya meminta waktu satu menit saja???

lalu aku menaro surat itu dikamar ayah dan ibu, tepat di meja kerjanya.
keesokan harinya saat aku bangun dari tempat tidur, ada sebuah surat disamping bantalku, aku membukanya dan mulai membacanya


Ketahuilah, ada luka dibalik semangat ayah untuk mewujudkan mau mu, ayah dan ibupasti menginkan yang terbaik untuk mu Dzaki, dan jika kamu tidak mempercayainya, ketahuilah ketika kita berada di posisi tetangga yang sehabis berduka, Jangan jadikan permintaan mu sebuah luka untuk ayah dan ibu atau membuat luka di dirimu sendiri, tapi jadikan luka atas permintaan yang belum kamu dapat sebagai semangat untuk memberikan yang lebih baik untuk mu.tidak ada yang terlambat Dzaki, maafkan ayah dan ibu yang telah melupakanmu.

Hiduplah seperti layaknya laki-laki! Lakukanlah kewajibanmu sepenuh hati, WE LOVE YOU DZAKI..
Ayah dan Ibu..

aku sempat mengeluarkan air mata membacanya, aku langsung menemui ayah dan ibuku yang sudah duduk di meja makan dan meminta maaf atas kesalahan ku.

"Ayah Ibu maafkan Dzaki... Dzaki sekarang tau ayah dan ibu berusaha memenuhi kebutuhan Dzaki untuk membahagiakan Dzaki walaupun bukan materi."

"Maafkan ayah dan ibu juga, sudah terlalu lama melupakanmu, tetapi ayah dan ibu berjanji untuk mengurangi kegiatan kerja ibu dan ayah untuk meluangkan waktu untukmu"

"terima kasih Ayah Ibu"


---------------------------------------------------------------------------

tamat ~

---------------------------------------------------------------------------


pesan yang dapat kita ambil:

Menjadi seorang anak terkadang memiliki banyak keinginan yang tidak pernah terpikir sebelumnya oleh orang tua kita, permintaan tersebut akan keluar dari mulut kita. Tahu kah kalian ketika permintaan itu kita lontarkan dan sulit untuk kita dapatkan orang yang pertama kali merasa tersakiti adalah seorang ayah?? Dan tahukah kalian mengapa saya memberi judul di tulisan ini “ Ketika sebuah permintaan menjadi sebuah semangat yang menyakitkan”, jawabannya hanya satu, karena saya baru benar-benar menyadari hal tersebut. cerita ini hanya Sedikit memberi gambaran dan membuka pikiran kita untuk lebih menyadari apa yang selama ini telah kita perbuat, ketika seorang ayah mendengar permintaan yang kita inginkan namun tidak dengan mudah untuk diwujudkan, sepanjang hari mungkin ayah anda akan terus memikirkannya, bahkan ketika ayah anda sedang bekerja sndiri, ada pikrin yang merasuk keubun-ubunnya, yang tidak lain adalah keinginan mu dan tidak jarang ayah mu meniktikan air matanya, sampai tiba satu semangat bahwa “ Iya saya harus bisa mewujudkan keinginan anak saya”, karena setiap orang tua pasti menginkan anaknya senang bagaimana pun itu. Semangat bekerja hanya untuk anak, dan ketika kewajiban atas pekerjaannya telah dibayar, dengan pemikiran untuk mengehemat, bahkan tak jarang bersebelahan pendapat dengan ibu anda, ayah anda tetap mempertahankan keinginan anda, sampai terwujudlah keinginan yang anda inginkan.
Saya bisa menulis ini, karena saya pernah tahu bagaimana permintaan itu justru mejadi hal yang sakit untuk ayah saya. Berbahagialah kalian yang bisa hidup tanpa harus bersusah, tapi tahukah di balik limpahan materi pasti ada kesakitan yang akan kalian, yakni betapa susahnya kalian mengenal ayah anda, dan betapa susahnya anda ketika dihadapi dengan hal yang susah yang tidak pernah kalian rasakan.

-------------------------------------------------------------------------------------------------

Kata Penulis:

Awalanya saya ingin membuatkan sebuah cerpen, tetapi setelah saya baca ulang ini menyangkut sebuah cerita yang saya kira sebuah derita dan sebuah cerita seseorang. semua terserah pembaca saya bagaimana menganggap postingan blog ini, apakah ini cerita atau cerpen. dan saya sangat membutuhkan saran bagi kalian yang sudah membacanya.

ucapan terima kasih ingin saya katakan secara tidak langsung kepada:
  1. Kevin B
  2. Pinno P
  3. Duta E yang meminta saya membuat cerpen sebuah penyimpangan keluarga (tp ini hanya sedikit sangkut pautnya dalam penyimpangan keluarga hehehe)
-------------------------------------------------------------------------------------------------
semoga postingan saya bermanfaat bagi anda semua yang telah membacanya. sampai jumpa di cerita selanjutnya ^^

Minggu, 13 Maret 2011

LOVE

Love with your heart, not your eyes.

And that’s why, I don’t think I’ve experienced real love for anyone of the opposite gender before. ;o

I thought I did. But they all turned out to be just crushes. Long-term or short-term crushes.

I can’t help but hope that I’ll be blessed enough to feel this love someday.

Yeah

They praise me on how wise I am and how smart I am when it comes to relationships. My friends all come to me for advice because I know exactly what to say and how to guide them. But really, when it comes to my life and my issues, I’m completely clueless.

Jumat, 11 Maret 2011

i just ask

do you know love?
and have you feel the pain?
but i feel,


is this right ?

Jumat, 04 Maret 2011

mylovestory

One day when I’m like 30, I’m gonna log onto my BLOG, for the first time in who knows how long it’ll be by then, and read all of my posts. Every single one. And I’m probably gonna either laugh at how ridiculous I was, or cry because I’ll never be this young and naive again.


epiphanies ????


Epiphanies?
Yea. I won’t sleep tonight.

Oh well, at least had a relatively nice sleep on fri :)

Must jiayou ^^ And not let anything get me down. Must stay strong and most importantly, GET STRONGER.

And to forget about any people not worth my time. And not worth my feelings.

Including you.

It won’t happen, so I’ve decided I’m going to give up. I don’t want to make any decisions, esp. when my feelings for you are rather fickle.

I’m too young to be in love. Right?

So I’ll spend my 15th year single, and I’m kind of proud that I didn’t make the mistake that I almost did in last year December. If I had done that, things would have become so awkward and I would have lost a few friends.

SINDAAAAAAAAAAA back to math assignment. :)

Hopefully, Monday won’t turn out as bad as I’m expecting it to.

And sometimes, I’ve to act like I don’t care at all.

When in fact, I do.

I care a lot.

AND....

I WAITING !!!!!!!

Sabtu, 26 Februari 2011

LIFE

Hmm. at home. I shouldn’t expect any less, I guess.

I feel like cursing and swearing at how it’s so bloody unfair that I never seem to get a normal life sometimes. But… what’s the use? It won’t change anything, will it?


You blame us for not getting the grades you want. Do you even know how helpless we feel sometimes? How disappointed we are when we don’t get the grades? How scared and terrified we are when we don’t get the grades we want? How we always have a reflex action/defence mechanism and the fact that we flinch whenever you carry any solid object around us?

Not to mention the verbal abuse you throw at us. The physical abuse you give us, like throwing solid objects at us and beating us really hard.

The list goes on. And it shows no sign of stopping.

Sometimes, I get really tired, sick of everything. And when you know the situation’s so hopeless and bleak, that you can’t even cry. You just become numb, and stay suspended in there for a while.

See why I can’t concentrate on my studies sometimes? It’s not me all the time, it’s just that my family problems always ruin it all.

It’s alright. I’ll survive with God by my side, even if I’m alone right now with no one to tell all this too.

I’m curious though. Aren’t mums supposed to listen, nag at you, scold you (but not excessively) and to be there to support you? Can’t you tell your mother everything that you are going through? Can’t you tell your father about everything you are going through?

If it’s so, then I’m doubting myself now. Most of the stuff I’m going through, actually.

I can only tell them the superficial stuff, like school and grades etc.

Lol life’s really ironic.

I wish I can disappear off to someplace where I can’t be found, for a while. To escape from everything, even if its only for a day.

I just need a break from everything right now.

EW

I THINK IT'S NEARLY THREE WEEKS NOW, IM NOT SURE

But whether its three weeks or three days, i will always miss you when i’m not with you.

everyday you have text me, and everyday i miss you even more. Last nights text made me miss you a whole lot more though…And its because i realised you missed me back. I know that you think of me…And i remember just how special you are, that you mean that much to me.

I know i wont see you for more than another week….But knowing that the day i get to see you again is approaching, it excites me. Just to see your smile, Feel your hugs and touch your lips with mine.

I think you really are the one.

Selasa, 22 Februari 2011

NICEST THING

All I know is that you're so nice
You're the nicest thing I've seen
I wish that we could give it a go
See if we could be something

I wish I was your favourite girl
I wish you thought I was the reason you are in the world
I wish my smile was your favourite kind of smile
I wish the way that I dressed was your favourite kind of style

I wish you couldn't figure me out
But you always wanna know what I was about
I wish you'd hold my hand
When I was upset
I wish you'd never forget
The look on my face when we first met

I wish you had a favourite beauty spot
That you loved secretly
'Cause it was on a hidden bit
That nobody else could see
Basically, I wish that you loved me
I wish that you needed me
I wish that you knew when I said two sugars,
Actually I meant three

I wish that without me your heart would break
I wish that without me you'd be spending the rest of your nights awake
I wish that without me you couldn't eat
I wish I was the last thing on your mind before you went to sleep

Look, all I know is that you're the nicest thing I've ever seen
And I wish that we could see if we could be something
Yeah I wish that we could see if we could be something

Senin, 21 Februari 2011

DEW

curhatan gue ajaaa hahahaha tentang seseorang cowok yang ...



Kamis, 17 Februari 2011

BE THANKFUL

gue mendapatkan kata-kata yang menurut gua bagus, dan gue pingin SHARE ke kalian semua,

Be thankful that you don’t already have everything you desire. If you did, what would there be to look forward to?

Be thankful when you don’t know something, for it gives you the opportunity to learn.

Be thankful for the difficult times. During those times you grow.

Be thankful for your limitations, because they give you opportunities for improvement.

Be thankful for your mistakes. They will teach you valuable lessons.

Be thankful when you’re tired and weary, because it means you’ve made a difference.

It’s easy to be thankful for the good things.

A life of rich fulfillment comes to those who are also thankful for the setbacks.

Find a way to be thankful for your troubles, and they can become your blessings.


mulai dari sekarang kita harus membiasakan kelakuan seperti itu, bener ga? hhhh semoga bermanfaat !! hahahaha

facebook story (patrick star edition)

Opening Facebook


*scroll* *scroll* *scroll* :


Saw some funny post:


Saw some shitty post:


Flattering message on ask box:


Anon hate message:


Gained a friends:


lost a friend:


facebook error:



MY REALITY

Time On "Online" Passes Like:


Time At School Passes Like:



HAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHA !!!!!!!!!!!!!!!!!

I LOVE YOU WHEN ....


1) The way you stand by my side
2) The times you make sure nothing will harm me 3) How you always find a new way to “WoW” me

4) When I’m sad, you take the pain away with a joke
5) How you always look deep into my eyes

6) How you can make my heart melt with your soft lips
7) The way you hold my hand so tight
8) The way you never let my hands go
8) How you always watch out for me
9) They way you make sure I have everything I need
10) How you always know what to say when I get mad at you

11) When you buy me things out of the blue
12) How you say the cutest things over and over and never gets old
13) The way you play with my hair when I’m falling asleep
14) The way you stare at me as if I am the most beautiful girl in the world!
15) The times when you where determind for me not to be mad at you anymore

16) The way you look when I get all dressed up
17) The smile you give after I’m done kissing you
18) The way you act like a dork but make me laugh
19) The way your not embarrased to say or do anything in front of me
20) How you can just defend me and not be scared

21) The way you walk when you get sad!!
22) The look you make when you get jealous
23) When Im feeling the worst, you make me feel the happiest
24) The way you sing to be all cheesy
25) How you can just drive hours to see me for a day

26) How you always finish my sentences
27) How your the only one who thinks im NOT weird
28) How your the only one who gets my joke… and laughs
29) The way we play stupid games, but you play anyways
30) How I can never hate you

31) How you love me like no other
32) The way you touch me as if I might break
33) How you tell me long stories that have no meaning, but you know I’ll listen anyway
34) How you listen to me talk for hours
35) How you forgive me when I do wrong

36) How you hardly ever get mad at me
37) The way you look after I say I love you
38) How times it seems like we’re the only ones here
39) the way your not embarrased to call me sweet things in front of anyone
40) The way you call me every freakin minute

41) The way you always find a way to see me or talk to me
42) How you put ME before you friends
43) How you would do anything I say
44) The way you get my attention
45) The way I turn you on, without me doing anything

46) How you can just speak your mind
47) How your not afraid to tell me your feelings
48) How you can cry in front of me with out being shy or embarassed
49) How you can diss parties to just stay home with me all night
50) How we talk on the phone all night

51) How we both get along so well
52) The way you spend all your money to buy calling cards for me
53) The way we’re so much alike!!
54) How you make me feel when I think I’m nothing
55) the way you inspire me with your thoughts and emotions!!!!

FRIENDS

when I was with my best friend




randomness-is-epic:  :D



all we do like this, silly, laugh, sad, WE WILL ALWAYS TOGETHER !
:D


A Woman’s Vocabulary, Keywords and Meanings

FINE This is the word we use at the end of any argument in which we feel we are right, but need to shut you up. NEVER use ‘Fine’ to describe how a woman looks. This will cause you to have one of those argument.

FIVE MINUTES This is half an hour. It is equivalent to the five minutes that your football game is going to last before you take out the trash, so I feel that it’s an even trade.

NOTHING This means something and you should be on your toes. ‘Nothing’ is usually used to describe the feeling a woman has of wanting to turn you inside out, upside down, and backwards. ‘Nothing’ usually signifies an argument that will last Five Minutes‘ and end with the word ’Fine.’

GO AHEAD (with raised eyebrows) This is a dare. One that will result in a woman getting upset over ’Nothing‘ and will end with the word ‘Fine.’

GO AHEAD (normal eyebrows) This means ‘I give up’ or ‘do what you want because I don’t care’. You will get a raised eyebrow ‘Go Ahead’ in just a few minutes, followed by ’Nothing‘ and ’Fine‘ and she will talk to you in about ‘Five Minutes’ when she cools off.

LOUD SIGH This is not actually a word, but is still often a verbal statement very misunderstood by men. A ‘Loud Sigh’ means she thinks you are an idiot at that moment and wonders why she is wasting her time standing here and arguing with you over ’Nothing.’

SOFT SIGH Again, not a word, but a verbal statement. ‘Soft Sighs’ are one of the few things that some men actually understand. She is content. Your best bet is to not move or breathe and she will stay content.

OH This word followed by any statement is trouble. Example; “Oh, let me get that”. Or, “Oh, I talked to him about what you were doing last night”. If she says “Oh” before a statement, run, do not walk, to the nearest exit. She will tell you that she is “Fine” when she is done tossing your clothes out the window, but do not expect her to talk to you for at least 2 days. “Oh” as the lead-in to a sentence usually signifies that you are caught in a lie. Do not try to lie more to get out of it, or you will get raised eyebrows and a “Go ahead,” followed by acts so unspeakable that I can’t bring myself to write about them.

THAT’S OKAY This is one of the most dangerous statements that a woman can say to a man. “That’s Okay” means that she wants to think long and hard before visiting on you major retribution and tribulations for what ever it is that you have done. “That’s Okay” is often used with the word “Fine” and used in conjunction with a raised eyebrow “Go Ahead”. At some point in the near future when she has plotted and planned, you are going to be in some mighty big trouble.

PLEASE DO This is not a statement, it is an offer. A woman is giving you the chance to come up with whatever excuse or reason you have for doing whatever it is that you have done. You have a fair chance to tell the truth, so be careful and you shouldn’t get a “That’s Okay”.

THANKS A woman is thanking you. Do not faint, just say you’re welcome.

THANKS A LOT This is much different than “Thanks”. A woman will say, “Thanks A Lot” when she is really ticked off at you. It signifies that you have hurt her in some callous way, and will be followed by the “Loud Sigh”. Be careful not to ask what is wrong after the “Loud Sigh”, as she will only tell you ’Nothing.’

Selasa, 15 Februari 2011

I HATE FALLING IN LOVE WITH YOU

Kepada kamu,
Dengan penuh kebencian.

Aku benci jatuh cinta.
Aku benci merasa senang bertemu lagi dengan kamu, tersenyum malu-malu, dan menebak-nebak, selalu menebak-nebak. Aku benci deg-degan menunggu kamu online. Dan di saat kamu muncul, aku akan tiduran tengkurap, bantal di bawah dagu, lalu berpikir, tersenyum, dan berusaha mencari kalimat-kalimat lucu agar kamu, di seberang sana, bisa tertawa. Karena, kata orang, cara mudah membuat orang suka denganmu adalah dengan membuatnya tertawa. Mudah-mudahan itu benar.

Aku benci terkejut melihat SMS kamu nongol di inbox-ku ,
dan aku benci kenapa aku harus memakan waktu begitu lama untuk membalasnya, menghapusnya, memikirkan kata demi kata. Aku benci ketika jatuh cinta, semua detail yang aku ucapkan, katakan, kirimkan, tuliskan ke kamu menjadi penting, seolah-olah harus tanpa cacat, atau aku bisa jadi kehilangan kamu. Aku benci harus berada dalam posisi seperti itu. Tapi, aku tidak bisa menawar, ya?

Aku benci harus menerjemahkan isyarat-isyarat kamu itu. Apakah pertanyaan kamu itu sekadar pancingan atau retorika atau pertanyaan biasa yang aku salah artikan dengan penuh percaya diri? Apakah kepalamu yang kamu senderkan di bahuku kemarin hanya gesture biasa, atau ada maksud lain, atau aku yang-sekali lagi salah mengartikan dengan penuh percaya diri?

Aku benci harus memikirkan kamu sebelum tidur dan merasakan sesuatu yang bergerak dari dalam dada, menjalar ke sekujur tubuh, dan aku merasa pasrah, gelisah. Aku benci untuk berpikir aku bisa begini terus semalaman, tanpa harus tidur. Cukup begini saja.

Aku benci ketika kamu menempelkan kepalamu ke sisi kepalaku, saat kamu mencoba untuk melihat sesuatu di handycam yang sedang aku pegang. Oh, aku benci kenapa ketika kepala kita bersentuhan, aku tidak bernapas, aku merasa canggung, aku ingin berlari jauh. Aku benci aku harus sadar atas semua kecanggungan itu, tapi tidak bisa melakukan apa-apa.

Aku benci ketika logika ku bersuara dan mengingatkan, “Hey! Ini hanya ketertarikan fisik semata, pada akhirnya kamu akan tahu, kalian berdua tidak punya anything in common,” harus dimentahkan oleh hati yang berkata, “Jangan hiraukan logikamu.”

Aku benci harus mencari-cari kesalahan kecil yang ada di dalam diri kamu. Kesalahan yang secara desperate aku cari dengan paksa karena aku benci untuk tahu bahwa kamu bisa saja sempurna, kamu bisa saja tanpa cela, dan aku, bisa saja benar-benar jatuh hati kepadamu.

Aku benci jatuh cinta, terutama kepada kamu.
Demi Tuhan, aku benci jatuh cinta kepada kamu.
Karena, di dalam perasaan menggebu-gebu ini, di balik semua rasa kangen, takut, canggung, yang bergumul di dalam dan meletup pelan-pelan…

aku takut sendirian